Unknown
On Minggu, 09 November 2014
Selamat siang pembaca, ini adalah post pertama kali gue ke blog ini :v . Udah 2 tahun jadi blogger, tapi gonta ganti blog :3 , maksudnya punya blog langsung jenuh akhirnya dihapus lalu buat lagi dan terus-menerus gue ulangin :v
Sudah cukup basa-basinya, ngomong-ngomong kalian pernah nonton anime ini gak? Yap, Sword Art Online, anime yang cukup menjadi pusat perhatian pada tahun 2012. Anime ini berlatar belakang tahun 2022 tentang VRMMORPG (Virtual Reality Massive Multiplayer Online Role Play Game) pertama kali di dunia. dirilis oleh Argus Entertainment. Kayaba Akihiko, dia lah penggagas serta pencipta dari SAO (Sword Art Online). Mesin controllernya dinamakan Nervegear (bukan stik PS lho :v). Mesin yang digunakan untuk benar2 dive / menyelam di dunia SAO. Tujuan dari Kayaba Akihiko adalah membuat kastil terapung di langit dimana dia bisa tinggal di dalamnya. Masalah terbesar akhirnya muncul, tombol log out tiba-tiba menghilang, kejadian ini sudah dikonfirmasi oleh Kayaba. Tapi tujuan utama dari game ini adalah para pemain harus menyelesaikan 100 lantai di Aincrad untuk menyelesaikan game ini dan tidak bisa kembali ke dunia nyata jika tidak menyelesaikannya. Tapi 2 tahun setelah perilisan game kematian ini, Kirito (tokoh protagonis) telah menyelesaikan game ini dan mengembalikan para player yang ada di Aincrad ke dunia nyata. Itulah cerita singkat dari SAO
Pada tahun 2014, Akhirnya harapan fans SAO terwujud. Sword Art Online mendapat adaptasi keduanya berjudul Sword Art Online II. Pada sekuel ini berisi Phantom Bullet Arc + Caliber Arc & Mother Rosario Arc. Pada Phantom Bullet Arc, mengisahkan terjadinya pembunuhan di dunia virtual yan berujung kematian di dunia nyata. Death Gun, PK yang beridentitas sebagai korban dari game kematian, SAO. mereka adalah sekelompok pembunuh yang melakukan pembunuhan di dunia virtual dan dunia nyata. Kirito diminta login ke GGO (Gun Gale Online) oleh Kikuoka Seijuurou, dari Agen Divisi Virtual untuk menyelidiki siapakah Death Gun itu. itu secara singkat cerita di Phantom Bullet Arc.
Pada Caliber Arc, mengisahkan Kirito untuk menyelesaikan dungeon Thrymheim di ALO (ALfheim Online) untuk menyelamatkan Alfheim, tanah para peri dan Jotunheimr agar menghubungkan kembali dengan Yggdrasil setelah Excaliber jatuh ke danau di Jotunheimr. Kazuto mendapat kabar dari Suguha bahwa ditemukan pedang suci Excaliber di dasar dungeon yang ada diatas Jotunheimr. Kirito (avatar Kazuto) diminta oleh Ratu Jotunheimr untuk menyusup ke Thrymheim dan mengalahkan Thrym agar Jotunheimr terhubung kembali dengan Yggdrasil.
Setelah kita mereview sebentar anime ini, bagaimana pendapat kalian tentang Mother Rosario Arc?
Pasti sesuai dengan yang ada di novelnya kan? Gue belum baca novelnya tapi setidaknya gue ingin ngebahasnya.
Berdasarkan pembahasan di grup otaku di FB, mereka mengatakan bahwa pada arc ini, akan terjadi konflik yang hebat antara Asuna dan ibunya, Yuuki Kyoko. Banyak terjadi konflik yang sangat nge'FEEL' di arc ini. Akan ada karakter baru di arc ini, namanya Yuuki. Menurut gue, dari penampilannya sangat kawaii tapi sangat berbakat dalam kemampuan berpedang, wajahnya yang polos membuat gue semakin penasaran bagaimana sifat karakter baru ini. Gue menyimpulkan bahwa arc ini menyajikan konflik dan romance lebih banyak daripada action. kenapa? why? soalnya Asuna dihadapkan oleh permasalahan keluarganya. Asuna harus tidak bermain VRMMORPG lagi, tetapi Asuna bersikeras bahwa dia ingin tetap bermain karena dia bisa bertemu teman-temannya di dunia tsb.
KESIMPULANNYA:
SIAPIN TISU PADA ARC INI! WHY? SOALNYA BANYAK KONFLIK DAN INTRIK YANG CUKUP NGE'FEEL' PADA ARC INI JADI PERSIAPKAN TISU! (BUKAN BUAT FAP-FAP :v)
Oke, bagaimana tentang review kali ini? Capek tangan gue nulis kek gini banyaknya :v . Semoga ini menjadi pengalaman berharga bagi kalian dan gue juga. Sampai bertemu lagi di lain kesempatan :D
